Alatdan Bahan yang Dibutuhkan dalam Memproduksi Kerajinan dari Limbah Berbentuk Bangun Datar Terdapat sedikit karya kerajinan yang membutuhkan peralatan khusus yang tidak dipergunakan pada jenis karya lainnya. Tetapi ada juga alat atau bahan yang dipergunakan hampir di semua proses berkarya kerajinan. Misalnya untuk alat-alat tulis gambar.
TeknikProduksi Kerajinan Limbah Bangun Ruang. Perkembangan daripada produk kerajinan limbah tentunya tidak dapat lepas dari unsur-unsur seni yang umumnya selalu menampilkan sentuhan - sentuhan estetis dengan tujuan untuk mewujudkan suatu karya kerajinan yang bermutu serta memiliki nilai yang ekonomis.
Tahapanproduksi secara umum terbagi atas pengolahan bahan atau pembahanan, pembentukan, perakitan, dan fi nishing. Berikut ini urutan tahapan produksi kerajinan hiasan berbahan limbah. 1. Tahap Pembahanan Tahap pembahanan adalah mempersiapkan bahan baku agar siap diproduksi. Bahan yang digunakan dalam pembuatan kerajinan sangat beragam.
cash. Limbah berbentuk bangun datar yang dihasilkan di daerah perkotaan biasanya kertas, kardus, serbuk gergaji, serutan kayu, plastik, mika, dan lainnya. Berbagai macam limbah berbentuk bangun datar sangat bermanfaat untuk bahan pembuatan produk kerajinan. Proses pengolahan masing-masing bahan limbah berbentuk bangun datar secara umum sama. Proses pengolahan limbah bangun datar terdiri dari tahapan pemilahan hingga penyelesaian. Foto Unsplash Proses Pengolahan Limbah Bangun Datar Menjadi Kerajinan Merujuk pada buku Prakarya dan Kewirausahaan tulisan Nunung Kurniawati 2008 15, berikut tahapannya. 1. Pemilahan Bahan Limbah Proses Pengolahan Limbah Berbentuk Bangun Datar Untuk Produk Kerajinan Dosen appProses finishing pad akerajinan dari bahan limbah bangun ruang adalah sebagai berikut. Finishing umum dilakukan dengan menghaluskan tepian obyek. Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan kertas pasri dengan tingkat kekasaran tertentu. Penjelasan Finishing merupakan langkah akhir dari pembuatan kerajinan. Pada tahap ini, produk sebenarnya. Tahapan produksi secara umum terbagi atas pengolahan bahan atau pembahanan, pembentukan, perakitan, dan fi nishing. Berikut ini urutan tahapan produksi kerajinan hiasan berbahan limbah. 1. Tahap Pembahanan. Tahap pembahanan adalah mempersiapkan bahan baku agar siap diproduksi. Bahan yang digunakan dalam pembuatan kerajinan sangat beragam. Tahapan produksi secara umum terbagi atas pengolahan bahan atau pembahanan, pembentukan, perakitan, dan fi nishing. Berikut ini urutan tahapan produksi kerajinan hiasan berbahan limbah. 1. Tahap Pembahanan. Tahap pembahanan adalah mempersiapkan bahan baku agar siap diproduksi. Bahan yang digunakan dalam pembuatan kerajinan sangat beragam. Pemilahan Bahan Limbah Sebelum diolah, limbah harus diseleksi terlebih dahulu untuk menentukan mana yang masih dapat dipergunakan dan mana yang sudah seharusnya dibuang. Pemilahan dapat dilakukan secara manual dan disesuaikan dengan tujuan penggunaan bahan yang telah dirancang. 2. Pembersihan Limbah Wirausaha Kerajinan dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Datar YouTubeProses pengolahan limbah berbentuk bangun datar untuk produk kerajinan pada umumnya sebagai berikut. a. Pemilahan bahan limbah Sebelum diolah, limbah harus diseleksi terlebih dahulu untuk menentukan mana yang masih dapat dipergunakan dan mana yang sudah seharusnya dibuang. Berikut adalah beberapa tahap proses pengolahan limbah berbentukbangun datar Limbah berbentuk bangun datar yang dihasilkan di daerah perkotaan biasanya kertas, kardus, serbuk gergaji, serutan kayu, plastik, mika, dan lainnya. Baca Juga Bangunan Senjata Amunisi Dan Peralatan Perang Lainnya Source Proses Pengolahan Limbah Berbentuk Bangun Datar. Proses pengolahan untuk produk kerajinan secara umum seperti berikut 1. Pemilahan Bahan Limbah. Kalau dalam membuat diperlukan bahan yang diberi warna karena itu di warnai lebih dulu. Proses pewarnaan yang biasa dilakukan pada bahan limbah basah dengan cara dicelup atau di rebus bersama zat. Pemilahan Bahan Limbah. Sebelum diolah lebih lanjut, limbah harus melalui tahap pemilahan untuk memisahkan antara bahan yang akan digunakan atau Setelah Tahapan PenyelesaianDaftar IsiApa contoh dari jenis kerajinan limbah berbentuk bangun datar?Apa itu contoh kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun ruang. Contoh Produk Kerajinan Dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Datar My Booksa. Bentuk Yang dimaksud bentuk pada produk kerajinan adalah wujud fisik. Bentuk ini selalu bergantung pada sentuhan keindahan. Karena itu pula dalam proses penciptaan seorang pengrajin harus menguasai unsur-unsur seni seperti garis, tekstur, warna, ruang, bidang, dan sebagainya. Proses pengolahan limbah berbentuk bangun datar untuk produk kerajinan. Sebutkan Dan Jelaskan Jenis Limbah Organik Yang Digunakan Dalam Pada materi pembelajaran semester 1, kalian telah mempelajari tentang sumber daya yang dibutuhkan dalam usaha kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar yang meliputi enam tipe sumber daya man, money. Berikut adalah beberapa tahap proses pengolahan limbah berbentukbangun datar Pembersihan limbah. Pemilihan limbah. Pewarnaan. Pengeringan. Pengeringan setelah pewarnaan. Finishing. 72,180 SF Available. 1500 K St NW - For Lease. 10,494 SF Available. 1300 Pennsylvania Ave NW - Ronald Reagan Building. 2,676 SF Available. The LoopNet service and information provided therein, while believed to be accurate, are provided "as is". LoopNet disclaims any and all representations, warranties, or guarantees of any kind. Jelaskan Proses Pengolahan Limbah Berbentuk Bangun Datar Untuk Produk Kerajinan KataidDalam proses produksi kerajinan hiasan yang terbuat dari bahan limbah, secara umum proses/teknik produksinya terdiri dari 4 tahapan, yaitu ; - Pembahanan pengolahan bahan, - Pembentukan, - Perakitan, dan - Finishing. 4 Tahapan/Teknik Produksi Kerajinan Hiasan Berbahan Limbah a. Proses Pembahanan. Tulislah 6 langkah proses pengolahan limbah berbentuk bangun datar? Pemilahan Bahan Limbah. Sebelum diolah lebih lanjut, limbah harus melalui tahap pemilahan untuk memisahkan antara bahan yang akan digunakan atau tidak. Pembersihan Limbah. Pengeringan. Pewarnaan. Pengeringan Setelah Pewarnaan. Finishing Tahapan Penyelesaian
Kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar menjadi salah satu produk yang dibuat dalam mata pelajaran prakarya di sekolah. Bahkan, kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar juga bisa dijadikan ladang penghasilan tambahan. Kerajinan sendiri merupakan sebuah produk barang yang dibuat melalui keterampilan tangan. Sementara itu, limbah adalah sisa proses produksi yang biasanya dianggap tidak memiliki nilai atau sudah tidak berharga. Di tangan orang yang kreatif, limbah bisa diolah menjadi berbagai produk kerajinan yang bernilai jual. Prosesnya pun beragam, ada yang singkat dan ada yang panjang tergantung jenis kerajinan yang dibuat. Produk kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar yang biasa ditemui di sekitar kita sangatlah beragam. Ada yang terbuat dari limbah kertas, kardus, plastik, dan masih banyak lainnya. Kerajinan limbah berbahan bangun datar sendiri mempunyai dua dimensi, yaitu panjang dan lebar. Lalu, apa saja beragam produk kerajinan tangan berbahan limbah yang bisa Anda buat untuk menemani aktivitas belajar anak? 1. Kerajinan dari Kulit Jagung Kulit jagung merupakan limbah pertanian yang jumlahnya sangat melimpah ketika musim panen tiba. Kulit jagung ini kerap kali dianggap sampah dan dibuang atau dibakar saja setelah jagungnya diambil. Padahal, jika Anda mau memutar otak ada banyak sekali jenis kerajinan yang bisa dibuat dari bahan limbah ini. Mulai dari bunga, kipas, hingga hiasan lampu, namun sebelum diolah pastikan kulit jagung sudah dikeringkan dulu. 2. Kerajinan dari Daun dan Pelepah Pisang Sama halnya dengan kulit jagung, daun dan pelepah pisang biasanya akan langsung dibakar karena dinilai tidak berharga. Padahal, sebenarnya daun dan pelepah pisang juga bisa dibuat menjadi kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar yang bermanfaat. Anda bisa memanfaatkan daun dan pelepah pisang untuk menghiasi tempat pensil atau wadah cangkir. Daun pelepah pisang yang bisa digunakan untuk kerajinan adalah yang sudah berwarna kuning hingga cokelat atau benar-benar kering. 3. Kerajinan dari Limbah Kertas Buat kerajinan dari kertas kado sudah biasa, tapi dari lembah kertas sangat perlu dicoba. Sama seperti plastik, jumlah sampah kertas yang ada di sekitar kita jumlahnya juga cukup banyak. Umumnya, kita mendapatkan limbah kertas dari buku-buku yang sudah tidak terpakai, koran bekas, atau bungkus makanan. Kertas sendiri merupakan bahan yang sangat mudah hancur saat terkena air, namun saat dibuat kerajinan Anda bisa menyiasatinya. Caranya adalah dengan menambahkan kandungan lem atau zat pelindung anti air seperti poliester atau melamin. Kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar bisa diolah dengan cara dianyam, dilipat, atau digulung. Beberapa contoh produk kerajinannya antara lain ada tempat tisu, tas, atau hiasan dinding. 4. Kerajinan dari Limbah Plastik Plastik merupakan salah satu jenis limbah yang paling banyak ditemui di sekitar kita. Pasalnya, hampir semua makanan dan barang yang dibeli pasti dibungkus dengan menggunakan kemasan plastik. Ada banyak sekali pilihan produk yang bisa dibuat dengan menggunakan limbah plastik, seperti tas, dompet, tempat pensil, dan lain sebagainya. Biasanya produk ini dibuat dengan cara menempel dengan lem atau dijahit. 5. Kerajinan dari Limbah Kardus Jika dilihat secara sekilas, kardus bekas memang terkesan tidak berguna dan hanya memenuhi ruangan saja. Namun, kardus bisa jadi bahan saat ada tugas prakarya membuat kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar. Anda bisa membuat kerajinan bangun datar seperti bingkai foto atau lukisan dari kardus bekas yang menumpuk di rumah. Selain itu, bisa juga membuat kerajinan bangun ruang seperti kotak aksesoris, celengan, atau vas bunga. 6. Kerajinan dari Limbah Kain Perca Produksi pakaian atau konveksi pasti menghasilkan banyak limbah kain perca dengan berbagai warna dan ukuran. Jika memilikinya, Anda bisa menggunakannya sebagai bahan dasar kerajinan yang unik. Anda bisa membuat keset, tas kain, taplak meja, sarung bantal dan guling, bahkan seprei dengan memanfaatkan kain perca. Tak hanya itu, jika Anda telaten, sepotong busana juga bisa dihasilkan dari banyak kain perca yang dijahit bersambungan. 7. Kerajinan dari Pecahan Keramik Punya banyak pecahan keramik yang sudah tidak terpakai di rumah? Manfaatkan saja untuk membuat kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangundatar yang bisa digunakan atau bahkan dijual. Pecahan keramik bisa dibuat menjadi berbagai hasan seperti mozaik. Pada umumnya, mozaik memang mempunyai corak gambar yang abstrak dan unik sehingga tidak masalah kalau dibuat dari limbah keramik seadanya. 8. Kerajinan dari Limbah Sisik Ikan Jika di sekitar Anda ada industri ikan yang bersisik seperti kakap, manfaatkan saja limbah sisiknya menjadi kerajinan. Namun, proses mengolah sisik ikan ini memang cukup panjang karena Anda harus merendamnya dengan zat tertentu untuk menghilangkan bau amisnya. Sisik ikan kakap merupakan yang paling banyak digunakan karena kokoh dan tebal, namun Anda bisa juga menggunakan sisik dari jenis ikan lainnya. Contoh kerajinan yang bisa dibuat dari bahan ini antara lain adalah aksesoris seperti, kalung, bros, atau anting. Berbagai Teknik Membuat Kerajinan Dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Datar Sebelum membuat suatu produk kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar, tentu saja Anda harus mengetahui teknik-tekniknya. Berikut ini beberapa teknik pembuatan kerajinan berbahan limbah yang paling umum digunakan 1. Teknik Membentuk Teknik membuat kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar adalah dengan cara membentuknya. Adapun metode pembentukannya bisa menggunakan berbagai teknik berikut 2. Teknik Gulung Pilin Merupakan cara pembentukan dengan menggunakan tangan langsung. Biasanya teknik ini diterapkan untuk membuat kerajinan yang terbuat dari bahan limbah kertas atau plastik. 3. Teknik Lebur Merupakan teknik yang biasa digunakan pengrajin saat mendaur ulang limbah anorganik menjadi bentuk baru. Dalam hal ini, limbah anorganik meliputi kaca, besi, kaleng, dan lain-lain. 4. Teknik Cetak Merupakan cara pembentukan yang memanfaatkan alat bantu atau mesin. Biasanya cara ini digunakan untuk meleburkan atau melelehkan limbah organik kemudian dicetak kembali. 5. Teknik Menganyam Menganyam merupakan salah satu teknik yang digunakan saat Anda ingin membuat kerajinan dari limbah dengan karakteristik yang lentur dan lunak. Beberapa kerajinan yang dibuat dengan cara menganyam adalah keranjang, topi, tikar, hiasan dinding, dan lain sebagainya. 6. Teknik Lipat Selanjutnya ada teknik lipat yang juga bisa dipakai untuk membuat kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar. Teknik ini biasanya digunakan untuk kerajinan berbahan limbah kertas dengan cara melipat-lipatnya sampai membentuk objek tertentu yang menarik. Baca juga Berbagai Macam Ukuran Kertas Seri A, B, C, dan F yang Super Lengkap 7. Teknik Tempel Ada juga teknik tempel yang bisa digunakan untuk mengolah kerajinan berbahan limbah kertas, kardus, kain, atau pecahan keramik. Caranya adalah dengan merekatkan bahan kerajinan dengan menggunakan lem atau bahan perekat lainnya. Itu dia kerajinan dari bahan limbah berbentuk bangun datar yang bisa dibuat saat ada tugas prakarya atau untuk keperluan komersial. Jika Ada tertarik untuk membuatnya, jangan lupa memperhatikan teknik-tekniknya agar hasil jadinya sesuai dengan ekspektasi.
Pembuatan produk kerajinan dapat mengembangkan apresiasi terhadap karya dan budaya bangsa sehingga kita dapat bangga terhadap keanekaragaman budaya bangsa milik kita. Pembuatan produk kerajinan dapat melatih ketekunan bekerja, dengan banyak berlatih kita akan berani unjuk kerja dan unjuk hasil kerja, akhirnya akan memiliki sikap mental kreatif dan inovatif. Dan juga akan terbentuk sikap percaya diri, punya keberanian serta tidak ragu-ragu untuk bertindak sesuai dengan keyakinan dan perencanaannya, dan mampu berfikir kritis. Sikap mental itu akan membentuk menjadi sikap mental produktif, kreatif, dan berani menghadapi resiko. Dalam proses produksi kerajinan seorang pengrajin harus memperhatikan 3 hal, yaitu sebagai berikut a. Bentuk Bentuk pada produk kerajinan merupakan wujud secara fisik. Bentuk ini selalu bergantung pada sentuhan keindahan. Karena itu dalam proses penciptaan seorang pengrajin harus menguasai unsur-unsur seni seperti garis, tekstur, warna, ruang, bidang, dan sebagainya. Selain itu seorang pengrajin harus menguasai prinsip-prinsip seni seperti irama, keseimbangan, kesatuan, harmonisasi, kontras dan sebagainya. b. Fungsi Pada proses pembuatan produk kerajinan seorang pengrajin harus memiliki kemampuan khususnya untuk menciptakan bentuk dan fungsi sehingga karya yang diciptakan dapat memenuhi fungsinya dan bentuknya tetap indah. Dalam pembuatan produk kerajinan harus benar-benar memperhatikan aspek kenyamanan. c. Bahan Pengetahuan, pemahaman dan penguasaan terhadap bahan harus dimiliki seorang pengrajin. Dengan adanya pemahaman terhadap bahan maka seorang pengrajin akan mampu menemukan teknik pengolahannya. Melalui teknik yang tepat akan dapat diciptakan karya kerajinan secara optimal karena setiap bahan selalu memiliki karakter yang berbeda-beda. Tanah liat misalnya, tanah liat berbeda karakternya dengan lilin. Semen berbeda karakternya dengan gips. Bahkan setiap jenis kayu memiliki karakter sendiri-sendiri. Setiap bahan memerlukan teknik penggarapan yang berbeda-beda. Karakter-karakter setiap bahan pada umumnya ditentukan oleh susunan unsur-unsur pembentuknya. Seorang pengrajin harus dapat memadukan aspek bentuk, fungsi, serta bahan agar hasilnya menjadi optimal. Ketiga aspek tersebut saling berkait dan bekerjasama. Berikut dijelaskan contoh proses produksi kerajinan dari bahan limbah kulit jagung. a. Perancangan Produk Kulit jagung yang sepintas tidak berharga dapat menjadi karya kerajinan yang indah. Kulit jagung adalah limbah berbentuk bangun datar yang banyak ditemui di pasar tradisional. Banyak pedagang sayuran yang membuang kulit jagung ke tempat sampah. Dengan memanfaatkan limbah kulit jagung, sampah yang mencemari lingkungan dapat dikurangi. Kulit jagung merupakan limbah basah, maka kulit jagung memiliki kandungan air yang tinggi. Kita dapat mengolahnya dengan proses sederhana dan relatif mudah seperti dengan memanfaatkan panas matahari hingga kering. Setelah kering kulit jagung dapat kita warnai, kemudian dikeringkan, dan diseterika agar lembarannya terlihat lebih halus dan rata dan mudah dibentuk. Dalam membentuk kulit jagung menjadi sebuah karya kerajinan memang diperlukan ketekunan, sehingga akan dapat dihasilkan karya kerajinan yang bagus dan menarik. Kulit jagung dapat dimanfaatkan menjadi berbagai karya misalnya hiasan anyaman untuk keranjang atau tas, bunga, boneka, penghias wadah, hiasan pensil, hiasan bingkai foto, dan bentuk kerajinan lainnya. Berikut ini akan dijelaskan proses pembuatan karya kerajinan bunga dari kulit jagung. Bahan-bahan pendukung yang akan digunakan adalah kulit jagung, cat warna tekstil, benang, lidi, tali tampar, dan vas bunga. b. Alat Pendukung Jenis dan fungsi peralatan untuk pembuatan karya kerajinan dari limbah kulit jagung adalah gunting c. Keselamatan Kerja Keselamatan kerja merupakan sikap pada saat kita bekerja. Ini berkaitan dengan bagaimana kita memperlakukan alat dan bahan kerja, serta bagaimana mengatur alat dan benda kerja yang baik dan aman. Perlu diingat bahwa setelah proses pekerjaan selesai, bersihkan semua peralatan dan simpan pada tempat semestinya. Pastikan ruang kerja supaya tetap bersih, rapi, dan sehat. d. Teknik Pembuatan Berikut ini adalah proses pembuatan produk kerajinan limbah kulit jagung. Menyiapkan rancangan Dalam membuat karya kerajinan dari limbah kulit jagung terlebih dahulu menyiapkan rancangan yang dikehendaki. Beberapa motif rancangan antara lain adalah bentuk macam-macam bunga, mainan dan lain-lain. Menyiapkan batang lidi Siapkan beberapa batang lidi untuk digunakan sebagai tangkai bunga. Batang lidi dapat memanfaatkan limbah tusuk sate, limbah kawat, sapu lidi, dan lain sebagainya. Menyiapkan kulit jagung Kulit jagung yang akan digunakan untuk kerajinan hiasan bunga diusahakan yang masih utuh dan kering. Untuk menghaluskannya dapat menggunakan setrika. Hal ini akan memudahkan di dalam pembuatan bentuk yang dikehendaki. Membelah atau menggunting kulit jagung Membelah atau guntinglah beberapa lembar kulit jagung menjadi lembaran-lembaran yang nanti digunakan untuk kelopak bunga sesuai yang diinginkan. Membentuk menjadi kelopak bunga Bentuklah lembaran-lembaran kulit jagung, secara memutar dan menekan sehingga menyerupai kepolak bunga. Menyiapkan tangkai bunga Agar kelopak bunga menjadi lebih menarik, kita balutkan kelopak bunga dengan menggunakan serabut kulit jagung yang sebelumnya telah kita warnai dan kemudian rekatkan juga beberapa lembar kulit jagung yang berbentuk kelopak bunga dengan menggunakan benang. Membuat bunga Bunga dibuat dengan cara menata kelopak bunga satu per satu dan diikatkan pada tangkai dengan menggunakan benang. Membuat bunga dan daun Kelopak bunga yang sudah selesai dibuat, kemudian bagian tangkainya dibalut dengan tali dan ditempelkan kulit jagung yang sudah diwarnai sebagai hiasan daun Memperbanyak tangkai bunga Lakukan langkah-langkah di atas secara berulang agar membuat model bunga yang berikutnya. Finishing karya Apabila jumlahnya telah mencukupi, maka bunga yang dibuat dari bahan dasar limbah kulit jagung itu siap untuk digunakan sebagai hiasan interior maupun eksterior rumah yang dapat diletakkan di atas meja. Bisa juga diletakkan pada tempat lain yang sesuai. Pembuatan kerajinan bunga seperti contoh di atas hanya merupakan salah satu contoh sederhana dari pengolahan limbah kulit jagung menjadi suatu karya kerajinan. Limbah kulit jagung dapat dibuat menjadi kerajinan dalam bentuk lain misalnya boneka, gantungan kunci, dan sebagainya. Limbah kulit jagung juga dapat dibuat karya kerajinan per kuntum atau per tangkai sehingga konsumen dapat membeli sendiri rangkaian bunga yang mereka kehendaki untuk dikreasikan menjadi karya kerajinan sesuai kreatiftas konsumen. Diharapkan dalam memanfaatkan bahan dari limbah berbentuk bangun datar lainnya menjadi karya kerajinan yang unik dan menarik serta memiliki daya jual yang tinggi. Baca Juga 1 Sistem Produksi dan Manfaat Usaha Kerajinan dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Datar 2 Potensi Kerajinan dari Bahan Limbah Berbentuk Bangun Datar 3 Perencanaan Produksi Kerajinan Bahan Limbah Berbentuk Bangun Datar 4 Alat dan Bahan yang Dibutuhkan dalam Memproduksi Kerajinan dari Limbah Berbentuk Bangun Datar 5 Proses Produksi Kerajinan Bahan Limbah Berbentuk Bangun Datar 6 Pengemasan Produk Kerajinan Bahan Limbah Berbentuk Bangun Datar 7 Perhitungan Titik Impas Break Event Point Usaha 8 Evaluasi Hasil Perhitungan Titik Impas Break Even Point 9 Strategi Promosi Produk Hasil Usaha 10 Menentukan Strategi Promosi Produk Hasil Usaha 11 Melakukan Promosi Produk Hasil Usaha 12 Melakukan Promosi Usaha Secara Online 13 Laporan Kegiatan Usaha 14 Menganalisis Laporan Kegiatan Usaha 15 Pembuatan Laporan Kegiatan Usaha
jelaskan proses pengolahan limbah berbentuk bangun datar untuk produk kerajinan